Selasa, 07 Juni 2022

PENGELOLAAN SUMBER DAYA SEKOLAH DALAM MEMBUAT PRAKARSA PERUBAHAN

 

Menciptakan Pembelajaran yang Menyenangkan

dan Mampu Mendorong Murid

untuk Menciptakan Karya Seni Sastra

 

 

Latar Belakang

Setiap sekolah memiliki visi dan misi yang ditetapkan sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Pencapaian visi dan misi sekolah tentu saja harus dilakukan oleh seluruh aspek yang ada di sekolah. Kepala sekolah sebagai pimpinan dituntut memiliki kemampuan managerial untuk menggerakkan dan mewujudkan sekolah sebagai sebuah ekosistem yang baik dan kuat. Guru adalah pemimpin pembelajaran di kelas, berhadapan langsung dengan murid dan orang tua merupakan unsur penting, begitu juga dengan tempat, sarana prasarana, dan unsur lain yang dapat mendukung dalam pelaksanaan kegiatan dan program sekolah.

Saat menetapkan program atau melaksanakan kegiatan baik di kelas maupun lingkup sekolah kerap menghadapi hambatan dan kendala. Berjalan tidaknya kegiatan tersebut tergantung dari keputusan seluruh warga sekolah dalam mengambil keputusan serta bagaimana pemimpin pembelajaran mampu mengelola sumber daya sekolah menjadi kekuatan dalam mencapai tujuan pembelajaran dan visi, misi sekolah

Proses Kognitif dalam Taksonomi Bloom pada tahapan C6 yaitu mencipta, sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru sebagai pamong bagi muridnya. Membuka ruang selebar-lebarnya bagi murid untuk berkreasi menciptakan suatu karya dengan memaksimalkan potensi yang ada baik dari diri murid sendiri maupun aset yang dimiliki oleh sekolah.

Dalam Aksi Nyata kali ini, saya akan melakukan sebuah prakarsa perubahan dalam pembelajaran Seni Budaya, yaitu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan mampu mendorong murid untuk menciptakan karya seni sastra.

Permasalahan

Bagaimana cara menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan mampu mendorong murid untuk menciptakan karya seni sastra ?

 

Tindakan/Aksi Nyata

1.    Menyusun rancangan tindakan menggunakan tahapan BAGJA dengan pendekatan berbasis aset ( Asset Based Thingking ), sebagai berikut :

PRAKARSA PERUBAHAN

Menciptakan pembelajaran Seni Budaya yang menyenangkan dan mampu mendorong murid dalam menciptakan karya seni sastra

Tahapan

Pertanyaan

Daftar tindakan/ riset/ penyelidikan yang perlu dilakukan untuk mendapatkan jawaban

B-uat pertanyaan (Define)

        Membuat pertanyaan utama yang akan menentukan arah investigasi kekuatan/potensi/ peluang;

        Menggalang atau membangun koalisi tim perubahan

1.    Apa yang bisa kita lakukan untuk membuat pembelajaran Seni Budaya menyenangkan bagi murid ?

2.    Bagaimana pembelajaran yang mampu mendorong murid untuk menciptakan karya seni sastra?

1.    Menggali keinginan murid dan harapan murid

2.    Melakukan diskusi dan melibatkan murid dalam menyusun rencana pembelajaran sesuai dengan keinginan murid

 

A-mbil pelajaran (Discover)

        Menyusun pertanyaan lanjutan untuk menemukenali kekuatan/potensi/ peluang lewat investigasi;

        Menentukan bagaimana cara kita menggali fakta, memperoleh data, diskusi kelompok kecil/besar, survei individu, multi unsur

1.    Pembelajaran seperti apa yang menyenangkan, yang perna dialami oleh murid?

2.    Pengalaman apa saja yang pernah dialami murid dalam menciptakan sebuah karya seni?

1.    Meminta murid untuk mengungkapkan apa yang pernah dialami dengan diskusi.

2.    Meminta murid untuk memilih tempat atau faslilitas belajar yang ada di sekolah

G-ali mimpi (Dream)

        Menyusun deskripsi kolektif bilamana inisiatif terwujud;

        Mengalokasikan kesempatan untuk berproses bersama, multiunsur (kapan, di mana, siapa saja).

1.    Seperti apa pembelajaran yang menyenangkan bagi murid?

2.    Bagaimana murid dapat menciptakan sebuah karya seni sastra?

3.    Bagaimana perasaan murid jika pembelajaran itu menyenangkan ?

4.    Apa yang akan dirasakan murid saat berhasil menciptakan sebuah karya seni sastra ?

1.    Menanyakan kepada murid bagaimana perasaan mereka jika itu terjadi?

2.    Mengajak murid untuk menyusun rancangan pembelajaran guna mencapai mimpi tersebut

J-abarkan rencana (Design)

        Mengidentifikasi tindakan konkret yang diperlukan untuk menjalankan langkah-langkah kecil sederhana yang dapat dilakukan segera,dan langkah berani/terobosan yang akan memudahkan keseluruhan pencapaian;

        Menyusun definisi kesuksesan pencapaian

1.    Langkah-langkah seperti apa yang akan dilakukan dalam mencapai mimpi tersebut?

2.    Apa saja yang akan di lakukan agar murid mampu menciptakan sebuah karya seni sastra?

3.    Apa saja potensi atau aset yang dimiliki sekola untuk mendukung rencana tersebut?

1.    Menetapkan target tujuan sesuai dengan potensi murid

2.    Melakukan pemetaan aset yang dimiliki oleh sekolah untuk mendukung rencana pembelajaran tersebut

3.    Menyusun rencana pembelajaran penciptaan karya seni

4.    Menyusun rencana gelar apresiasi teradap karya seni sastra yang telah berhasil diciptakan oleh murid

 

A-tur eksekusi (Deliver)

        Menentukan siapa yang berperan/ dilibatkan dalam pengambilan keputusan;

        Mendesain jalur komunikasi dan pengelolaan rutinitas (misal: SOP, knowledge management, monev/refleksi)

1.    Apa yang akan dilakukan murid dalam pembelajaran tersebut?

2.    Dimana dan kapan pembelajaran tersebut akan dilakukan?

3.    Siapa saja yang dilibatkan dalam pembelajaran tersebut?

4.    Bagaimana pembelajaran tersebut dilakukan?

5.    Mengapa pembelajaran 

1.    Menentukan bentuk, alur , metode dan strategi pembelajaran yang akan dilakukan

2.    Menentukan tempat dan sarana yang diperlukan

3.    Melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan guru atau pihak lain yang mendukung

4.    Menentukan jadwal, target waktu dan target hasil

5.    Menuliskan rancangan evaluasi dan  rencana tindak lanjut

 

2. Melakukan Aksi Nyata di kelas 8A dan 8C

a.    Mengajak murid untuk berdiskusi menentukan proses pembelajaran sesuai keinginan mereka pada pelajaran seni Teater yaitu menyusun naskah. Membimbing murid untuk memanfaatkan aset berupa sarana dan prasarana yang dimiliki oleh sekolah seperti perpustakaan Digital, Taman Baca, Gazebo, Koleksi buku di perpustakaan sekolah atau pojok baca di kelas, ruang multimedia dengan internet, dan sebagainya sebagai sumber belajar. Murid dibentuk menjadi lima kelompok yang heterogen dan diminta untuk menyusun sebuah proyek dalam menciptakan sebuah naskah teater dengan menentukan sendiri tema yang mereka inginkan.




b.    Membimbing murid untuk bekerja secara berkelompok di luar kelas dan memilih sumber belajar.







c.    Murid mengkomunikasikan karyanya di depan teman-teman sekelas dan saling memberikan tanggapan positif.



d.    Bersama dengan murid melakukan refleksi pembelajaran untuk mendapatkan umpan balik dan rencana pembelajaran selanjutnya




                  

                   

 

Rencana Tindak Lanjut

1.     Berkolaborasi dengan guru yang lain dalam menyusun rancangan tindakan melalui tahapan BAGJA.

2.     Melakukan pemetaan aset sekolah bersama pada saat awal tahun ajaran dengan seluruh guru untuk mengetahui potensi yang bisa dikembangkan.

3.     Konsisten dalam melakukan pendekatan berbasis aset dalam menyusun sebuah kegiatan baik di kelas maupun lingkup sekolah.

 

 

WUJUDKAN ASA BERSAMA RADIO PATSKA - AKSI NYATA 3.3.

  WUJUDKAN ASA BERSAMA RADIO PATSKA Oleh : Wegang Sri Sulanjari   A.    Latar Belakang Radio streaming adalah sebuah media komunikas...