Minggu, 30 Januari 2022

PENERAPAN BUDAYA POSITIF MELALUI MERDEKA BELAJAR PROYEK WAYANG MERDEKA SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA KELAS IX DI SMP NEGERI 4 SURAKARTA

AKSI NYATA 1.4.

PENERAPAN BUDAYA POSITIF DI KELAS

 

 

PENERAPAN BUDAYA POSITIF MELALUI MERDEKA BELAJAR

PROYEK WAYANG MERDEKA

SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

KELAS IX DI SMP NEGERI 4 SURAKARTA

 

 Simak videonya disini https://www.youtube.com/watch?v=6zAfd3ipBck

 

LATAR BELAKANG

Sudah hampir dua tahun pandemi Covid 19 di Indonesia yang merubah sistem pendidikan sekolah. Pembelajaran Jarak Jauh sebagai sebuah upaya pencegahan memberikan dampak yang sangat besar, terutama perkembangan karakter anak-anak. Salah satunya adalah kebutuhan penggunaan smartphone yang semakin meningkat untuk melakukan komunikasi. update informasi dan pembelajaran di sekolah.

Arus informasi yang tidak terfilter melalui media sosial di internet telah menyebabkan pergeseran perilaku terutama dalam interaksi sosial dikalangan anak-anak. Tidak ada lagi tempat dan kesempatan untuk bermain bersama, karena dibatasi dengan jarak dan ruang geraknya. Sikap individualitas dan kurangnya toleransi serta empati terhadap orang lain menjadi salah satu dampak yang terlihat nyata melalui ujaran kebencian dan cyberbullying yang marak terjadi baik dalam lingkungan kecil maupun lingkungan besar.

Berdasarkan uraian diatas perlu kiranya anak-anak diberikan sebuah kegiatan melalui pembelajaran di sekolah dan tugas mandiri di rumah untuk mengurangi pemakaian HP. Pembelajaran berbasis proyek dengan berkelompok menjadi salah satu alternatif metode pembelajaran yang sesuai untuk mencapai tujuan tersebut. Materi pembelajaran menyesuaikan dengan kompetensi dasar mata pelajaran Seni Budaya mencakup dua hal yaitu seni rupa dan seni teater.

 

TUJUAN

1.    Memacu kreativitas anak dalam menciptakan sebuah karya seni

2.    Membiasakan budaya positif berupa kegiatan yang bermanfaat

3.    Mengurangi timbulan sampah di rumah dan lingkungan sekolah

4.    Mengurangi perilaku negatif berupa cyberbullying menjadi lovespeech

5.    Menguatkan karakter Profil Pelajar Pancasila melalui proyek kerja kelompok

 

TAHAP PELAKSANAAN

Pembelajaran ini berbasis proyek kerja kelompok dalam mata pelajaran Seni Budaya. Keseluruhan proyek ini berjalan selama satu bulan pada empat kali pertemuan dengan 8 jam pelajaran di kelas dan tugas secara mandiri di rumah. Proyek ini dilakukan oleh empat kelas yaitu kelas IX A, IX B, IX C, IX D. Tahap-tahap pelaksanaannya adalah sebagai berikut :

1.    Pertemuan Pertama ( Minggu I )

Pada pertemuan ini adalah tahap awal pembuatan proyek dengan proses pembelajaran sebagai berikut :

a.    Membuat keyakinan kelas

Hal ini merupakan hal yang baru diterapkan di kelas. Pada awalnya sulit karena dilakukan secara lisan, hanya beberapa anak yang aktif dalam mengeluarkan ide mengenai kesepakatan apa yang akan di terapkan di kelas. Selanjutnya saya memberikan sticky note dan meminta anak-anak untuk menuliskan keyakinan dan konsekuensi yang mereka inginkan. Setelah ditulis saya meminta mereka menempelkan tulisan mereka dan mengklasifikasikan jika maksud dari tulisan itu sama. Ketua dibantu sekretaris kemudian menuliskan menjadi kalimat-kalimat positif berupa keyakinan dan konsekuensi yang disepakati bersama dan menjadi keyakinan kelas tersebut.

b.    Menyusun kelompok

Setelah dipaparkan dan diberikan pemahaman mengenai proyek ini, anak-anak sepakat untuk memberi proyek ini sebagai proyek wayang merdeka. Tahap selanjutnya adalah menyusun kelompok yang heterogen dengan cara, memilih 8 ( delapan ) anak yang memiliki kemampuan dalam memimpin dibagi menjadi 4 ( empat kelompok ). Kedelapan anak tersebut kemudian memilih anak lain untuk menjadi kelompoknya dengan cara yang tidak mengandung unsur diskriminasi atau pilih-pilih teman. Terbentuklah empat kelompok dengan masing-maisng anggota sebanyak 7 sampai dengan 8 orang.

c.    Merancang proyek

Setiap kelompok menyusun perencanaan kerja meliputi dua hal, yaitu :

a.    Pembuatan figur wayang

Wayang dibuat dengan menggunakan sampah atau barang tidak terpakai yang ada di rumah. Hal ini sebagai sebuah upaya kecil dalam mengurangi timbulan sampah dengan cara reduse, reuse dan recycle. Inilahs alah satu bentuk penguatan karakter peduli terhadap lingkungan.

Nama, karakter dan bentuk wayang bebas dengan menyesuaikan tema cerita yang akan dibawakan. Cerita disusun berdasarkan tema “ Kreatifitas di Masa Pandemi”, sehingga figur wayang bisa mengambil tokoh-tokoh masa kini atau tokoh-tokoh rekaan yang mereka buat sendiri.

b.    Unjuk kerja berupa pementasan

Pementasan dilakukan secara sederhana di depan teman-teman satu kelas. Setiap anggota kelompok memiliki peran dan tugas masing-masing yaitu sebagai narator, pemain wayang, pengiring musik dan dokumentasi. Semua peran ditentukan sendiri berdasarkan kesepakatan kelompok. Pementasan ini dibatasi dengan durasi 10 sampai dengan 15 menit dan dilakukan di aula.

2.    Pertemuan Kedua ( Minggu II )

Proses kerja pada minggu ini adalah menyelesaikan pembuatan figur wayang. Setelah setiap kelompok membuat perencanaan, selanjutnya pembuatan bisa dilakukan di rumah masing-masing dan saat pertemuan di jam pelajaran minggu kedua ini tinggal menyelesaikannya. Di pertemuan ini setiap kelompok juga melakukan latihan dari naskah yang sudah disusun. Pembelajaran dilakukan diluar kelas, setiap kelompok boleh memilih tempat yang nyaman untuk mereka bekerja misalnya gazebo, taman baca, taman tengah dan sebagainya.

 

3.    Pertemuan Ketiga ( Minggu III )

Minggu ketiga adalah tahap unjuk kerja berupa pementasan sederhana dengan tahap-tahap sebagai berikut :

1.    Sebelum pementasan hasil kerja, disepakati aturan main selama pementasan yaitu ;

a.    Tetap menerapkan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker dan menjaga jarak

b.    Menghargai kelompok yang maju mementaskan hasil karyanya dengan tidak melakukan aktifitas selain menonton dan memberikan penghargaan dalam bentuk tepuk tangan

c.    Seluruh siswa aktif dalam diskusi dan refleksi

d.    Bersama-sama menjaga kebersihan aula

2.    Pementasan dilakukan di aula dengan gaya dan cerita masing-masing kelompok. Kelompok lain menyaksikan pementasan tersebut dengan sungguh-sungguh.

3. Refleksi pembelajaran dilakukan dengan diskusi makna apa yang didapatkan dari pembelajaran ini serta rencana tindak lanjut yang akan dilakukan.

4.    Pertemuan Keempat ( Minggu IV )

Pengumpulan laporan kerja kelompok dari perencanaan hingga pementasan berupa soft file dan print out dilengkapi dengan dokuemn foto, video dan testimoni tertulis siswa.

 

HASIL

Pembelajaran dengan konsep merdeka belajar melalui proyek wayang merdeka ini adalah :

1.    Terbentuk keyakinan kelas sebagai salah satu konsensus bersama untuk menerapkan budaya positif di kelas

2.    Terbentuk kelompok belajar yang heterogen sebagai media dalam mencari pengetahuan bersama dan menguatkan karakter profil pelajar Pancasila.

Tercipta karya seni berupa :

- Karya seni rupa dalam bentuk figur-figur wayang yang dibuat dari sampah atau bahan tidak terpakai dari rumah masing-masing, sebagai upaya kegiatan peduli lingkungan.

- Karya tulis berupa naskah dialog wayang dan laporan hasil kerja perkelompok

Karya seni pertunjukan berupa pementasan wayang merdeka

3.    Diskusi yang interaktif dan menghasilkan pembelajaran yang bermakna

4.    Sebuah rencana tindak lanjut untuk melakukan praktik baik

 

DAMPAK

Dampak yang terlihat dari proses pembelajaran ini adalah

1.    Murid lebih aktif dalam belajar di dalam kelompok.

2.    Perilaku murid cenderung positif, hal ini terlihat dari nuansa kelas yang kondusif dan saling menghargai serta adanya pemilihan diksi positif dalam setiap diskusi.

3.    Murid lebih antusias dan percaya diri

4.    Terwujud kekompakan dalam satu kelompok dan saling membantu dalam menyelesaikan tugas.

5.    Pembelajaran menjadi menyenangkan

 

TANTANGAN

1.    Waktu untuk latihan terbatas dikarenakan anak-anak tidak diijinkan latihan di luar jam KBM dengan alasan pandemi.

2.    Saat kerja kelompok di rumah, anak-anak berkoordinasi melalui virtual sehingga hasilnya tidak semaksimal seperti tatap muka

3.    Kolaborasi dengan guru tidak maksimal karena saat KBM guru yang bersangkutan juga mengajar.

 

RENCANA TINDAK LANJUT

1.    Membuat video pendek berdasarkan naskah yang sudah disusun dan di publikasikan ke media sosial sebagai sebuah praktik baik

2.  Merancang pembelajaran berdasarkan proyek dengan materi dan alur yang berbeda namun tetap memiliki konsep merdeka belajar

3.    Pengalaman pembelajaran ini disusun menjadi sebuah karya tulis ilmiah dalam bentuk Best Practise.

4.    Membagikan pengalaman aksi nyata kepada rekan kerja

5.    Menyusun pembelajaran serupa dengan kolaborasi antar mapel

 

LINK AKSI NYATA

1.    Artikel di Blog Pribadi

a.    Penerapan Budaya Positif di Kelas Melalui Merdeka Belajar Wayang Merdeka

https://wegangsulanjari17.blogspot.com/2022/01/penerapan-budaya-positif-melalui.html

 

b.    Sosialisasi Berbagi Aksi Nyata di SMP Negeri 4 Surakarta

https://wegangsulanjari17.blogspot.com/2022/01/berbagi-aksi-nyata-sosialisasi-calon.html

 

2.    Video di Youtube Pribadi

a.    Penerapan Budaya Positif di Kelas Melalui Merdeka Belajar Wayang Merdeka

https://www.youtube.com/watch?v=6zAfd3ipBck

 

b.    Sosialisasi Berbagi Aksi Nyata di SMP Negeri 4 Surakarta

https://www.youtube.com/watch?v=tRQ0nFo2JBE&t=693s

 

 

 

 

DOKUMENTASI AKSI NYATA

 

1.    Membuat Keyakinan Kelas


 



 

2.    Diskusi Kelompok untuk menyusun perencanaan proyek







   Membuat figur wayang dari bahan tidak terpakai






 4.    Hasil Karya Figur Wayang dari bahan bekas







 

5.    Unjuk Kerja Kelompok








 Refleksi setelah pementasan






 


14 komentar:

  1. Hallo..ini salah satu penerapan budaya positif di kelas..mohon sarannya ya

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. terimakasih, masih banyak kekurangan..mohon krisannya

      Hapus
  3. Lanjutkan pengetahuanmu untuk anak didik sehingga kelak bermanfaat bagi anak-anak kita .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin..Terimakasih bimbingannya..insyaallah selalu semangat belajar

      Hapus
  4. Lanjut Mbakyu...menginspirasi...semangat

    BalasHapus
  5. Mantul....siiip keren kreatifitasmu kawan untuk anak didik lanjutkan sukses selalu....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih, siaap..terus belajar menjadi lebih baik

      Hapus
  6. Bagus.... kreatif ...
    menarik....cocok untuk pembelajaran

    BalasHapus

WUJUDKAN ASA BERSAMA RADIO PATSKA - AKSI NYATA 3.3.

  WUJUDKAN ASA BERSAMA RADIO PATSKA Oleh : Wegang Sri Sulanjari   A.    Latar Belakang Radio streaming adalah sebuah media komunikas...